Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Menjaga Kesehatan Jantung? Ini Tipsnya

Tips untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Tips Untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Untuk Menjaga Kesehatan Jantung dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, seperti menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Anda pasti sudah sering mendengar anjuran dokter untuk rutin olahraga, menjaga berat badan ideal, dan tidak merokok. Hal ini karena, anjuran tersebut merupakan metode yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk jantung.

Jantung merupakan organ vital yang bekerja terus-menerus tanpa henti. Meskipun masih muda, bukan berarti kamu tidak perlu untuk menjaga kesehatan jantung. Justru dengan menerapkan pola hidup sehat atau kebiasaan-kebiasaan yang baik bagi jantung sedini mungkin, kamu bisa memiliki jantung yang sehat sampai tua nanti.

Meskipun stroke, serangan jantung, atau gangguan jantung lainnya lebih sering ditemukan pada orang-orang berusia di atas 60 tahun, anak muda yang berusia 20 tahunan juga perlu mewaspadai penyakit jantung. Penyakit jantung di usia muda bisa terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya berolahraga, pola makan yang tidak sehat, dan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat lainnya yang dilakukan selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, melakukan pola hidup sehat mulai sejak usia dini dapat menjadi investasi jangka panjang untuk kesehatan jantung kamu.
Cara Menjaga Kesehatan Jantung
Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Berikut ini beberapa Tips gaya hidup untuk Menjaga Kesehatan Jantung:

1. Konsumsi Lemak Sehat, Bukan Lemak Trans

Meskipun lemak seringkali disalahkan sebagai penyebab kenaikan berat badan dan berbagai masalah kesehatan, bukan berarti tubuh kita tidak membutuhkan asupan lemak. Tubuh kita membutuhkan asupan lemak lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fat). Tapi, ada salah satu jenis lemak yang tidak dibutuhkan tubuh kita, yaitu lemak trans. Yang mana, lemak jenis ini dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke seumur hidup. 

Lemak Trans dapat menyumbat pembuluh arteri karena lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Lemak trans sering ditemukan pada makanan yang dipanggang, makanan ringan, margarin, dan makanan cepat saji yang digoreng. Sehingga, dengan kamu membatasi asupan lemak trans, aliran darah dalam tubuh kamu dapat tetap terjaga kelancarannya.

2. Menjaga Kebersihan Gigi

Apakah ada hubungannya kebersihan gigi dengan kesehatan jantung?. Pada kenyataanya, menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dapat berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung. 

Banyak hasil penelitian yang menunjukkan bahwa bakteri dalam mulut yang terlibat dalam penyakit gusi dapat masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan peningkatan kadar protein C-reaktif, yang menjadi penanda terjadinya peradangan pada pembuluh darah. Hal tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

3. Tidak Merokok dan Menghindari Asap Rokok

Perokok memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung koroner.. Bukan hanya kamu yang merokok, bahkan yang terpapar asap rokok juga dapat membahayakan kesehatan.  Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang terpapar asap rokok(perokok pasif) memiliki resiko  terkena penyakit jantung lebih tinggi sekitar 25–30. Menurut 
Tidak Merokok Untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Tidak Merokok Untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Selain itu, orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi tapi bukan perokok, memiliki resiko lebih besar terkena penyakit jantung jila  terpapar asap rokok. Hal itu karena, bahan kimia yang terkandung dalam asap rokok dapat berkontribusi dalam penumpukan plak di arteri. Sehingga lama kelamaan aliran darah pada jantung menjadi terganggu. Akibatnya, kinerja jantung akan terganggu karena kurangnya oksigen dan nutrisi.

4. Jangan Duduk Terlalu Lama

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, duduk terlalu lama dalam satu waktu berefek tidak baik untuk kesehatan, meskipun kamu rajin berolahraga. Berdasarkan hasil gabungan dari beberapa penelitian observasional yang melibatkan hampir 800.000 orang, ditemukan bahwa mereka yang paling banyak duduk mengalami peningkatan resiko penyakit Kardiovaskular 147 persen dan peningkatan kematian karena penyakit tersebut sebanyak 90 persen. Selain dari itu, duduk terlalu lama (terutama saat bepergian) juga dapat meningkatkan resiko Trombosis Vena dalam (bekuan darah).

5. Istirahat atau Tidur yang Cukup

Tidur adalah bagian yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Usahakan untuk tidur selama 7-8 jam setiap hari. Sebuah studi yang meneliti 3000 orang berusia di atas 45 tahun menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6 jam setiap hari beresiko dua kali lipat mengalami stroke atau serangan jantung, dibandingkan dengan orang-orang yang tidur enam sampai delapan jam setiap malam. Para peneliti percaya, kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kondisi kesehatan yang mendasari dalam proses biologis, termasuk tekanan darah dan peradangan. Kurang istirahat juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit darah tinggi, dan diabetes.

6. Melakukan Olahraga Secara Rutin

Aktif secara fisik atau rutin berolahraga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Usahakan berolahraga sekitar 20 – 30 menit setiap hari, karena manfaatnya sangat baik untuk kesehatan termasuk kesehatan jantung.  Olahraga ini tidak perlu yang berat-berat, kita bisa berjalan kaki, jogging, berenang, atau sekadar naik-turun tangga.

7. Mengkonsumsi makanan yang mengandung Asam Lemak Omega-3 (Ikan)

Mengonsumsi makanan yang mengandung Asam Lemak Omega-3 dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung. Ikan adalah salah satu makanan yang kaya akan asam lemak omega-3. Anda dapat memilih ikan sarden, tuna, atau salmon. Kamu dapat mengkonsumsi ikan jenis ini dua kali dalam seminggu secara teratur untuk mencukupi kebutuhan asam lemak omega-3 dalam tubuh.

8. Mengonsumsi Lebih Banyak Serat

Makanan yang kaya akan serat dapat menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL). Serat bisa didapatkan dari buah-buahan, sayuran, gandum, kacang, dan sereal. Tubuh kita membutuhan serat paling tidak 30 gram per hari. Jangan makan sayuran dalam jumlah banyak sekaligus, karena dapat mengakibatkan perut jadi kembung. Saat mengkonsumsi serat, minumlah air putih lebih banyak untuk melancarkan pencernaan.

9. Menjaga Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika hal ini terjadi pada pembuluh darah organ-organ vital, seperti jantung dan otak, maka akan berakibat fatal. Beberapa cara yang dapat Kamu lakukan untuk menjaga tekanan darah adalah rutin berolahraga, mengurangi asupan garam, dan membatasi minuman beralkohol.

10. Menjaga kadar gula darah

Kadar gula darah tinggi tidak hanya dapat mengakibatkan kamu terkena diabetes, tapi juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Hal ini karena kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengendalikan kinerja jantung serta pembuluh darah.

Cara untuk mengurangi risiko diabetes diantaranya adalah mengganti nasi putih dengan nasi merah dan mengurangi asupan gula. Sebaiknya, cek kadar gula darah secara rutin, terutama bagi Anda yang berusia di atas 45 tahun.


Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dengan membiasakan gaya hidup sehat. Selain beberapa langkah di atas, Anda juga disarankan untuk mengelola stres dan memeriksakan kesehatan secara rutin ke dokter agar kesehatan jantung Anda tetap terjaga.

Posting Komentar untuk "Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Menjaga Kesehatan Jantung? Ini Tipsnya"